Fiksi
Jakarta Cafe
akarta, dalam cerita-cerita ini, adalah ceruk yang tenang tapi gersang, berisik tapi sunyi, gemerlap tapi muram. Jakarta seperti musik jazz: serbaada dan menawarkan segala kemungkinan. Paradoks-paradoks itu bisa hadir sendiri-sendiri, tumpang tindih, atau berombongan sekaligus sehingga sulit menyebut apa warna Jakarta sesungguhnya. Sebutlah sesuatu, itulah Jakarta. Kisah yang berkesan ternyata tak perlu datang dari gagasan besar, imajinasi aneh-aneh. Tapi perajin yang baik akan memulas bonggol tak berguna menjadi patung yang dahsyat. Tergantung bagaimana keunikan dibentuk dengan jalinan yang bernas. Jakarta Kafe telah melakukannya.
| SMKN1 - 3JK - TT2 | 808 TAT j | My Library (800) | Tersedia |
| SMKN1 - 3JK - TT3 | 808 TAT j | My Library (800) | Tersedia |
| SMKN1 - 3JK - TT1 | 808 TAT j | (800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain